Disorot Tebang Pilih di Tambang Hutino, Polres Pohuwato: Kami Tindak PETI Tanpa Pandang Bulu

Senin, 13 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NalarRakyat.id, Pohuwato – Kepolisian Resor (Polres) Pohuwato memberikan respons cepat terkait sorotan publik mengenai dugaan penegakan hukum yang tebang pilih dalam pemberantasan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kabupaten Pohuwato, khususnya di kawasan Hutino.

Melalui pernyataan resmi yang disampaikan oleh fungsi Humas Polres Pohuwato, korps Bhayangkara menegaskan komitmennya untuk memberantas segala bentuk aktivitas tambang ilegal secara adil dan transparan. Pihak kepolisian membantah adanya pembiaran terhadap lokasi-lokasi tertentu.

“Terima kasih, Polres Pohuwato berkomitmen menindak setiap aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) sesuai ketentuan hukum yang berlaku tanpa pandang bulu,” tegas Humas Polres Pohuwato di Kolom Komentar pada Facebook, Senin (13/7).

Pernyataan ini dikeluarkan menyusul berkembangnya pemberitaan yang menyoroti aktivitas PETI di wilayah Hutino yang diklaim masih merajalela dan berdampak buruk pada lingkungan Desa Botubilotahu.

Berita sebelumnya mempertanyakan ketegasan aparat karena penindakan dinilai hanya tajam di kawasan Desa Bulangita, sementara wilayah Hutino terkesan belum tersentuh hukum.

Merespons tudingan mengenai adanya aliran “atensi” atau pengondisian oleh oknum tertentu, Polres Pohuwato meluruskan bahwa setiap penegakan hukum berjalan di atas koridor aturan kedinasan yang ketat. Penyelidikan dan penyidikan sebuah kasus dilakukan secara terukur berdasarkan parameter hukum yang jelas.

“Penanganan setiap perkara dilakukan berdasarkan fakta, alat bukti, dan prosedur hukum,” tambah pihak Humas.

Lebih lanjut, guna memastikan penindakan di lapangan berjalan dengan efektif dan mencakup seluruh titik pelanggaran, Polres Pohuwato meminta kerja sama aktif dari seluruh elemen masyarakat. Pihak kepolisian membuka diri terhadap laporan-laporan lapangan yang valid demi mempercepat proses hukum.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk terus memberikan informasi yang akurat guna mendukung upaya penegakan hukum secara efektif,”pungkasnya.***

Berita Terkait

Berkali-kali Disorot, PETI Buol Seolah Punya ‘Ajian Sakti’; Penegakan Hukum Masih Jalan di Tempat?
Parade Gay Pride Berlin Berujung Tragedi, Mobil Diduga Sengaja Tabrak Kerumunan
Banjir Lumpur Rendam Huludebulahu, Dugaan Kerusakan Hulu Akibat PETI Jadi Sorotan
Kursi Dewan Kembali Tercoreng, Oknum DPRD Gorontalo Resmi Dilaporkan atas Dugaan Kekerasan Seksual
Surat Terbuka Guncang Gorontalo, Legislator DH Diterpa Dugaan Skandal, BK DPRD Dipertanyakan
27 Diduga Terlibat, Baru 12 Ditangkap: Polisi Terus Kejar Pelaku Pemerkosaan Massal di Sampang
Tambang Emas Hutino Merajalela: Antara “Tangan Panjang” Atensi dan Kepercayaan yang Terkikis  
Di Balik Maraknya PETI Pohuwato, Publik Pertanyakan Keberanian Aparat Mengusut Dugaan Aktor Utama

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:45

Berkali-kali Disorot, PETI Buol Seolah Punya ‘Ajian Sakti’; Penegakan Hukum Masih Jalan di Tempat?

Senin, 27 Juli 2026 - 22:49

Parade Gay Pride Berlin Berujung Tragedi, Mobil Diduga Sengaja Tabrak Kerumunan

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:12

Banjir Lumpur Rendam Huludebulahu, Dugaan Kerusakan Hulu Akibat PETI Jadi Sorotan

Kamis, 23 Juli 2026 - 03:53

Kursi Dewan Kembali Tercoreng, Oknum DPRD Gorontalo Resmi Dilaporkan atas Dugaan Kekerasan Seksual

Sabtu, 18 Juli 2026 - 04:42

Surat Terbuka Guncang Gorontalo, Legislator DH Diterpa Dugaan Skandal, BK DPRD Dipertanyakan

Berita Terbaru