NalarRakyat.id, Jakarta– Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Komedian senior Simson Rarameha Ngadang, yang lebih dikenal dengan nama panggung Temon Templar, dikabarkan meninggal dunia pada Minggu (12/7/2026).
Informasi wafatnya Temon pertama kali diketahui publik melalui unggahan komedian Abdel Achrian di media sosial.
Dalam unggahannya, Abdel membagikan foto kebersamaannya dengan Temon disertai ungkapan belasungkawa yang langsung mengundang respons dari rekan-rekan sesama artis dan para penggemar.
Kepergian Temon menjadi kehilangan besar bagi industri hiburan Indonesia. Sosoknya dikenal sebagai komedian yang memiliki gaya humor khas, sederhana, namun mampu mengundang tawa melalui karakter yang kuat dan penyampaian yang spontan.
Lahir pada 28 Desember 1966, Temon memulai perjalanan kariernya di industri hiburan sebagai penyiar di Radio SK pada tahun 1992.
Pengalaman sebagai penyiar menjadi batu loncatan yang membawanya semakin dekat dengan dunia komedi dan televisi.
Popularitasnya melejit ketika berpasangan dengan Abdel Achrian dalam serial komedi “Abdel dan Temon Bukan Superstar” yang tayang pada 2008.
Lewat program tersebut, chemistry keduanya berhasil mencuri perhatian penonton dan menjadikan nama Temon semakin dikenal luas sebagai salah satu komedian dengan karakter yang unik.
Tak hanya berkecimpung di dunia komedi, Temon juga sempat menjajal industri musik. Pada tahun 2014, ia merilis sebuah singel berjudul “Raja Disko”, yang menjadi bukti keinginannya untuk terus bereksplorasi di dunia hiburan.
Selama berkarier, Temon dikenal sebagai sosok pekerja keras yang mampu menghibur masyarakat melalui berbagai medium, mulai dari radio, televisi hingga musik. Dedikasinya menjadikan namanya memiliki tempat tersendiri di hati para penikmat hiburan Indonesia.
Kepergian Temon meninggalkan duka mendalam, namun karya-karya dan tawa yang pernah ia hadirkan akan tetap menjadi bagian dari perjalanan industri hiburan Tanah Air.***














