NalarRakyat.id, Buol – Pemerintah Kabupaten Buol terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XXIV Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 yang akan berlangsung pada Agustus mendatang.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat panitia POPDA yang dipimpin Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Buol, Purnomo, selaku Ketua Panitia, Rabu (24/6/2026).
Dalam rapat tersebut, Bupati Buol, H. Risharyudi Triwibowo, MM, menekankan pentingnya kerja maksimal seluruh panitia dan organisasi perangkat daerah guna menyukseskan perhelatan olahraga pelajar tingkat provinsi tersebut.
Menurut Bupati, POPDA bukan hanya ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi kesempatan strategis untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus menunjukkan kemampuan Kabupaten Buol sebagai tuan rumah yang profesional.
“Ini adalah wajah daerah kita. Saya ingin seluruh panitia bekerja maksimal. Kita ingin mengangkat nama Buol di tingkat Provinsi Sulawesi Tengah. Jangan jadikan efisiensi sebagai alasan untuk tidak berbuat maksimal. Kita harus menunjukkan bahwa Buol mampu,” tegas Bupati.
Bupati menilai keberhasilan penyelenggaraan POPDA sangat bergantung pada kolaborasi dan sinergi seluruh pihak yang terlibat.
Karena itu, setiap koordinator bidang diminta aktif melaporkan perkembangan tugas dan mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki masing-masing perangkat daerah.
Ia juga mengingatkan bahwa ukuran keberhasilan tidak hanya terletak pada kelancaran pertandingan, tetapi juga pada kualitas pelayanan yang diterima para kontingen selama berada di Kabupaten Buol.
“Yang kita siapkan bukan hanya venue pertandingan. Hotel, transportasi lokal, pelayanan, keamanan hingga UMKM juga harus siap. Saat mereka pulang nanti, yang dibawa adalah cerita manis tentang Buol,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati menyebutkan bahwa lebih dari seribu atlet, pelatih, official, dan pendamping diperkirakan akan hadir selama pelaksanaan POPDA. Kondisi tersebut menuntut kesiapan seluruh sektor agar para tamu memperoleh pengalaman terbaik selama berada di daerah tersebut.
“Kita ingin mereka pulang dengan senyuman. Kita ingin mereka mengenang Buol sebagai daerah yang ramah, tertib dan mampu menyelenggarakan event besar dengan baik,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia POPDA XXIV Sulteng, Purnomo, menjelaskan bahwa berbagai persiapan teknis terus berjalan.
Pemerintah daerah saat ini fokus melakukan pembenahan venue pertandingan, menyiapkan akomodasi dan transportasi, serta menata kawasan pendukung kegiatan.
Beberapa fasilitas yang tengah dipersiapkan antara lain Stadion Kuonoto untuk cabang olahraga sepak bola, lapangan bola voli, lapangan sepak takraw, serta lapangan bola basket yang akan digunakan selama pertandingan berlangsung.
Selain itu, pembenahan tribun stadion dan sejumlah fasilitas penunjang lainnya juga terus dilakukan guna memberikan kenyamanan bagi atlet maupun penonton.
Purnomo mengungkapkan, salah satu kebijakan yang diterapkan pada POPDA tahun ini adalah tidak menanggung sepenuhnya biaya konsumsi dan akomodasi seluruh kontingen peserta.
Kebijakan tersebut, kata dia, merupakan strategi untuk mendorong perputaran ekonomi masyarakat lokal.
“Kami ingin manfaat ekonomi dari POPDA benar-benar dirasakan masyarakat. Ketika kontingen menginap di hotel, homestay, makan di rumah makan, berbelanja di UMKM dan menggunakan transportasi lokal, maka uang yang dibawa peserta akan berputar di Kabupaten Buol dan memberi dampak langsung bagi pelaku usaha,” jelasnya.
POPDA XXIV Sulawesi Tengah dijadwalkan berlangsung pada 22 hingga 29 Agustus 2026, dengan pertandingan efektif digelar mulai 24 hingga 28 Agustus.
Sebanyak 13 kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah dipastikan ambil bagian dalam ajang tersebut sebagai bagian dari pembinaan dan pengembangan atlet pelajar daerah.
Empat cabang olahraga akan dipertandingkan, yakni sepak bola, bola voli putra-putri, bola basket putra-putri, dan sepak takraw putra.
Selain menjadi wadah pembinaan atlet muda berprestasi, penyelenggaraan POPDA 2026 juga diharapkan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi Kabupaten Buol melalui sektor perhotelan, transportasi, perdagangan, kuliner, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat dan semangat gotong royong, Pemerintah Kabupaten Buol optimistis mampu menyelenggarakan POPDA XXIV Sulawesi Tengah secara sukses, berkesan, dan membawa manfaat luas bagi daerah.***














