NalarRakyat.id, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buol melakukan langkah proaktif dengan mendatangi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) guna menyinkronkan perencanaan pembangunan daerah dan mempercepat penyelesaian sengketa batas wilayah dengan Kabupaten Gorontalo Utara.
Pertemuan strategis ini dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Buol, Moh. Yamin Rahim, S.H., M.H., didampingi Kepala Bappeda-Litbang Kabupaten Buol, Satar Badang. Rombongan diterima oleh Kasubdit Komunikasi dan Informatika Ditjen Bina Bangda Kemendagri, Abdul Aziz, di Jakarta, Jumat (6/2).
Pj Sekda Buol, Moh. Yamin Rahim, menegaskan bahwa koordinasi ini sangat krusial untuk memastikan kebijakan daerah sejalan dengan kebijakan nasional.
Selain itu, kepastian batas administratif antara Kabupaten Buol dan Kabupaten Gorontalo Utara menjadi prioritas demi menjamin kepastian hukum dan tata kelola pemerintahan yang efektif.
“Penyelesaian batas wilayah sangat penting untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang baik. Kami ingin memastikan program prioritas Buol terintegrasi dengan arah pembangunan nasional,” ujar Yamin.
Dalam pertemuan tersebut, Yamin juga mengonfirmasi bahwa Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Buol yang dijadwalkan pada Maret 2026 mendatang akan dihadiri oleh perwakilan dari Ditjen Bina Bangda Kemendagri dan Bappenas.
Kehadiran pejabat pusat dalam Musrenbang tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi serta memberikan dukungan teknis langsung terhadap program pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Buol demi kesejahteraan masyarakat.***














